on Selasa, Januari 19, 2010
Label


JAKARTA, KOMPAS.com – Sudah pakai iPhone, BlackBerry atau ponsel Android macam Nexus One? Juga punya akun PayPal? Jika ya, kabar ini pasti menggembirakan hati Anda. Aplikasi PayPal bisa Anda unduh gratis melalui toko aplikasi masing-masing. Tidak punya perangkat di atas? Tak masalah! Anda tetap bisa mengunduhnya via browser WAP, tidak harus pakai PC saja.
Dengan aplikasi mobile PayPal, Anda bisa berkirim uang secara cepat dan aman untuk pembayaran pribadi. Bayar utang ke teman atau tagihan makan malam misalnya. Periksa saldo rekening dan lihat riwayat transaksi pun bisa di mana saja. Daftar kontak telepon bisa dimanfaatkan di sini, jadi Anda tidak perlu menghafal alamat e-mail atau nomor telepon yang dituju. Juga tidak perlu kuatir perkara keamanan. Setiap transaksi akan dikonfirmasi oleh kata sandi.  
"Ketersediaan PayPal pada ponsel merupakan pengembangan alami bagi kami ketika kami berupaya keras untuk memberikan pengalaman transaksi online yang paling nyaman dan aman yang tersedia di Indonesia. Dengan aplikasi mobile baru PayPal, sekarang pengguna dapat secara aman mengelola keuangan online mereka dan mengirimkan uang untuk pembayaran secara cepat, baik setempat maupun ke seluruh dunia." kata Rahul Shinghal (Regional Mobile Manager untuk PayPal Asia Pasifik).
Nah pemakai BlackBerry, silakan arahkan browser Anda ke www.blackberry.com/appworld. Sementara jika Anda menggunakan iPhone, alamat yang harus dituju adalah www.apple.com/iphone/apps-for-iphone. Pengguna lainnya dipersilakan memakai alamat m.paypal.com
WIEK
Editor: wiek

on Senin, Januari 18, 2010
Label


INILAH.COM, Jakarta - Pertemuan Newton dengan apel di abad 18 menjadi anekdot yang paling banyak dibicarakan oleh ilmuwan. Hari ini dokumen itu mulai tersedia secara online.
Pustakawan Britain Royal Society Keith Moore mengatakan cerita tentang apel itu sengaja dirawat.
Hal itu karena kisah sains sejenis banyak yang menjadi kumpulan ilustrasi bagaimana sains modern bekerja. Referensi implisit tentang sistem tata surya misalnya termasuk dalam kumpulan kisah tersebut.
“Ketika Newton menggambarkan proses observasi kejatuhan apel dan menerka prinsip dibaliknya, maka Newton berbicara tentang metode sains,” ujar Moore.
Kejadian tersebut berlangsung pada pertengahan tahun 1660-an, ketika Newton sedang pulang ke rumah keluarganya di utara Inggris setelah istrirahat dari penelitian penyakit di Universitas Cambridge.
Manuskrip Royal Society yang ditulis oleh penerus Newton yakni William Stukeley mencoba menggambarkan kembali suasana sore hari di musim semi pada tahun 1726 itu, ketika ilmuwan terkenal tersebut membagi cerita tentang kejadian di bawah pohon apel.
“Newton mengatakan keadaan yang sama persis dengan yang saya alami, sebagai penemu, gagasan tentang gravitasi hadir ke dalam pikiran,” tulis Stukeley.
“Sangat tepat ketika apel tersebut jatuh, ketika Newton duduk dalam mood kontemplasi. Mengapa apel selalu jatuh ke tanah, berpikir keras kepada dirinya sendiri. Mengapa tidak jatuh ke samping atau pun ke atas, tetapi secara konstan ke pusat bumi," ujar Stukeley
Tentu saja, alasannya adalah bumi menariknya ke bawah. Ada kekuatan tertentu yang menyebabkan hal tersebut terjadi,” tambahnya.
Pengguna situs dapat menemukan dokumen dengan menggunakan perangkat lunak yang juga bisa menemukan sketsa Leonardo dalam situs British Library yang dikerjakan oleh Jane Austen.
Royal Society adalah akademi ilmuwan yang dibentuk 1660 untuk berbagi, berdiskusi dan menyebarkan pengetahuan sains.
Lembaga tersebut telah menandai berdirinya selama 350 tahun pada tahun 2010 ini dengan menemukan lagi ilmu dan menuliskan ke dalam 60 makalah online ilmiah ilmuwan penting.[ito]

on Minggu, Januari 17, 2010



Liputan6.comMungkin banyak orang yang bertanya-tanya: kapan Facebook meluncurkan fitur versi retweet? Nah, sekarang jawaban dari pertanyaan tersebut telah ada. Baru-baru ini Facebook meluncurkan "via" yang sama dengan fitur di situs jejaring sosial lain, Twitter. Fitur ini kelak memudahkan Anda berkomunikasi kembali dengan pengguna lain, dengan sebuah "via" link terpasang untuk atribusi.
Untuk mencobanya,  Anda terlebih dulu masuk ke posting teman yang berada di feed berita Anda, kemudian klik "share," dan Anda akan melihat "via [nama teman Anda]". Setelah mengklik "share," item akan muncul pada profil Anda, dengan melalui link yang menunjuk ke profil teman Anda. Teman-teman Anda juga akan melihat item dalamNews Feeds, sama halnya seperti Retweet dalam Twitter.
Untuk sementara, fitur itu hanya berfungsi untuk posting link. Anda tidak bisa "via" status update atau foto orang lain, seperti dilansir Mashable.com, Sabtu (16/1).(YUS)

on Jumat, Januari 15, 2010
Label


Harddisk portabel makin  jamak kita temui. Dari satu merek saja, modelnya bisa beraneka ragam. Penyimpan data yang bisa dibawa-bawa ini biasanya mengemaskan koneksi USB 2.0, tetapi sudah ada beberapa  yang menyajikan koneksi terbaru: USB 3.0.
Di antara yang masih menggunakan USB 2.0 adalah Silicon Power A50. Jika ditilik spesifikasinya, A50 ini identik dengan saudaranya yang pernah kami uji, A10. Sama-sama menggunakan harddisk 2,5" yang berputar 5400rpm.  Nanti akan kita lihat apakah kinerjanya juga sama.
Tapi tak mungkin tak ada bedanya bukan? Nah, dibandingkan saudaranya, A10,  harddisk portabel Silicon Power Armor A50 terlihat lebih tipis dan juga jauh lebih elegan. Badannya berbalut alumunium, berwarna silver di panel atas dan hitam di bagian sisi dan bawah. Ehhh tak perlu kain lap itu! Ini bukan netbook yang casing-nya rajin mengumpulkan jejak sidik jari siapa pun yang memegangnya. Di harddisk portabel ini, kita tidak akan menemukan bekas sidik jari di permukaan badannya.
Hmm, sebelum melihat kinerja harddisk portabel ini, mari kita lihat dulu isi kemasan Silicon Power Armor A50 ini.
Kabel USB dan CD
Di dalam kemasannya, kita akan mendapatkan sebuah kabel USB yang bercabang untuk mengkoneksikan A50 ke port USB 2.0 komputer. Pada komputer baru, cukup tancapkan salah satu ujung USB (pilih yang kabelnya tebal) ke port USB 2.0.
Namun jika komputer Anda sudah cukup berumur, atau Anda menggunakan kabel USB extension (karena port USB 2.0 komputer Anda ada di bagian belakang casing yang kebetulan terletak di kolong meja), mungkin Anda perlu menancapkan kedua ujung kabel USB itu ke port USB komputer Anda. Menghabiskan port komputer ya? Namun ini mutlak agar daya terpasok secara memadai sehingga harddisk portabel bisa dikenali oleh komputer.
Selain kabel USB yang bercabang, Silicon Power membundelkan sebuah CD mini. Isinya adalah driver dan utiliti. Norton Antivirus yang boleh dipakai gratis selama 60 hari sudah termasuk di sini. Lainnya adalah software backup.
Apa lagi yang ada? Sebuah buku kecil berjudul User Manual. Isinya tentu saja panduan singkat memasang dan menggunakan Armor A50. Ada delapan bahasa, tetapi bahasa Indonesia belum tercantum. Tapi ini bukan masalah besar, mengingat penggunaan harddisk portabel ini mudah saja. Tinggal colok ke port USB, dan harddisk langsung dikenal. Ini kecuali jika Anda masih menggunakan sistem operasi Windows 98 yang membutuhkan driver.
Tahan Banting
Kendati badannya tidak terlindung karet seperti A10, A50 tetap menyandang sertifikasi AS MIL-STD-810F 516.5 procedure IV (transit drop test), alias tahan bantingan/guncangan. Karena itulah namanya berawalan armor, alias tameng.
Untuk membuktikannya, kami sengaja menjatuhkan harddisk ini dari ketinggian sekitar 75cm. Brraaakkk, jatuhlah A50 dengan kerasnya ke atas ubin. Kami amati badannya yang berlapis alumunium itu. Tidak penyok atau pecah, karena kebetulan jatuhnya tidak di salah satu sudut unit.
Setelah itu A50 kami pasang ke komputer dengan menggunakan kabel USB bercabang bawaannya. Begitu tercolok, LED biru yang merupakan tombol backup One Touch langsung menyala mantap di sisi kanan atas, sementara di atasnya berkedip LED merah.
Harddisk pun langsung kami akses. Eh, ternyata oke-oke saja. File yang ada bisa diakses dengan baik. Yang baru pun bisa disalin dan dibaca dengan sempurna. Artinya, sebagai pengguna kita tidak perlu hati memperlakukan A50 bak barang pecah belah. Terjatuh ke lantai keras pun tak mengapa, selama jaraknya tidak lebih dari 122cm.
Esoknya, harddisk kembali kami jatuhkan ke lantai. Gubraakkkks, sangking kerasnya terjatuh, harddisk pun berguling dua kali sebelum berhenti di sebelah meja kantor rekan kerja kami. Sekali lagi badan A50 kami teliti. Wah, oke tuh. Tidak ada yang lecet atau gumpil.
Ketangguhannya memang oke, tapi bagaimana dengan kinerja? Pengujian manual kami menunjukkan, A50 sekitar 15% lebih cepat membaca dibandingkan A10, tetapi 6% lebih lambat saat menulis data. Namun kecepatannya termasuk baik, tidak berbeda jauh dengan harddisk 2,5” 5400rpm lain. Hasil uji dengan bantuan beberapa benchmark juga menunjukkan hal kecenderungan serupa.
Jika Anda mencari hard disk portabel yang tahan banting tetapi tetap enak dibawa-bawa karena tidak gemuk dan juga elegan, Silicon Power Armor A50 layak dipilih. Apalagi harddisk ini juga menyodorkan kemudahan mem-backup melalui kehadiran tombol one-touch Backup di panel atas dan juga bundel software backup. Plus ada tambahan software antivirus Norton 2010 yang bisa diunduh dan dipakai gratis selama dua bulan.
Selain kapasitas 250GB yang kami uji, Silicon Power Armor A50 tersedia kapasitas 320, 500, atau 640 GB.
PLUS: Gegas; bundel software backup dan antivirus; tahan banting; garansi 2 tahun.
MINUS: Koneksi hanya USB ; utilisasi CPU tinggi.
SKOR PENILAIAN
(maksimal 5)
Kemudahan: 4,8
Fasilitas: 4,3
Kinerja: 3,9
Harga: 3,8
SKOR TOTAL: 4,04
Hasil Uji
HD Tach 3.0.1.0 (Full Bench)
Random access: 17,4ms
CPU utilization: 13% (± 2%)
Average read: 34,8MB/s
Average write: 30,3MB/s
Burst speed: 35,1MB/s
HD Tune 2.53
Minimal transfer rate: 17,7MB/s
Maximal transfer rate: 27,8MB/s
Average transfer rate: 27,6MB/s
Access time: 20,7ms
Burst state: 27,8MB/s
CPU usage: 10,6%
PCMark2005 Professional
HDD Overall: 4895
HDD XP Startup: 8,743MB/s
HDD Application loading: 6,437MB/s
HDD General usage: 5,322MB/s
HDD Virus scan: 61,434MB/s
HDD File write: 62,847MB/s
Hasil Uji Kecepatan Transfer* 
Copy dari hard disk (write): 23,94MB/s
Copy ke hard disk (read): 27,93MB/s
Hapus file (delete): 359,71MB/s
* File uji berukuran total 3GB, terdiri dari 516 file dalam 44 folder. Uji dilakukan tiga kali di PC rakitan (Intel Pentium Dual C.ore E5200 2,5GHz, RAM 1GB, Windows XP SP3) dan hasilnya dirata-ratakan
SPESIFIKASI Silicon Power Armor A50 
Interface: USB 2.0
Kapasitas: 250GB
Mendukung: Windows (7/Vista/XP/2000), Mac OS (9.0.4 atau ke atas)
Tombol akses: Ada
Software backup/recovery: Ada
Kelengkapan:
- Kabel USB bercabang-Y
- User manual
- Mini CD berisi software backup OTB dan Norton Anti Virus (trial)
Dimensi:13,38x7,83x1,62 cm
Bobot: 165 gram
Garansi: 2 tahun
Harga kisaran: US$ 60
Wiwiek Juwono
Editor: wiek

on Kamis, Januari 14, 2010
Label

SAN FRANSISCO - Berbagai bahasan yang menyebutkan Internet Explorer (IE) kian tergusur oleh browser lain, mungkin tidak sepenuhnya benar. Setidaknya, salah satu survei independen menyebutkan bahwa sekira 80 persen perusahaan masih setia menggunakan browser Microsoft selama aktifitas kantor. 
Survei yang dilakukan Devil Mountain Software menyebutkan, 80 persen dari 22.000 komputer menggunakan OS (Operating System) Windows Xp dan mengandalkan IE sebagai browser mereka.
Jaringan Devil Mountain mengumpulkan realtime system metric dan data penggunaan aplikasi dari komputer berbasis Windows dan server di seluruh dunia. Informasi ini kemudian digunakan untuk melihat tren pangsa pasar yang mempengaruhi OS Windows. 
"Devil Mountain tak hanya memonitor IE saja, tetapi juga sejumlah besar perusahaan yang menggunakan banyak browser termasuk Firefox dan Chrome Google," kata CTO Devil Mountain Craig Barth, seperti dikutip dariTech World, Kamis (14/1/2010). 
Devil Mountain fokus dalam mensurvei keandalan performa software, sebagian besar adalah sistem enterprise. Temuan Devil Mountain, menurut Barth memperlihatkan bahwa IE masih unggul digunakan kalangan perusahaan. 
"Pendapat yang menyebutkan IE akan segera tenggelam nampaknya tidak demikian adanya. Microsoft masih berjaya, setidaknya untuk landscape kalangan korporat," tandas Barth. (rah) Rachmatunnisa - Okezone

Search