on Minggu, Januari 24, 2010
Label


KOMPAS.com — Pada Desember 2009 Facebook membuat perubahan aturan privasi para penggunanya yang mengundang kontroversi. Situs jejaring yang tadinya lebih tertutup itu kini ingin bersaing dengan situs lainnya yang lebih terbuka, seperti Twitter. Kalau pada Desember 2009 Anda benar-benar memerhatikan dan mempertahankan pengaturan pribadi Anda ketika Facebook memunculkan rekomendasi pengaturannya, mungkin Anda termasuk aman. Tapi, kalau Anda cuma memilih pengaturan yang dianjurkan Facebook, ada baiknya Anda melihat lagi informasi apa saja yang bisa dilihat orang dengan pengaturan itu.
Caranya, pertama, arahkan mouse ke menu Setting/Pengaturan di kanan atas, maka akan muncul daftar, lalu klik Privacy Setting/Pengaturan Privasi dari daftar tersebut. Lalu, coba periksa tiga hal berikut dalam pengaturan yang muncul.
1. Siapa yang bisa melihat hal-hal yang anda kemukakan (status, foto, video, dan lainnya)
Pada menu itu, item pertama adalah Profile Information/Informasi Profil, klik bagian itu. Di halaman selanjutnya, carilah Posts by Me/Kiriman dari Saya. Ini bagian yang mengendalikan segala update status, pranala, catatan/notes, foto, dan video.
Kalau Desember lalu Anda hanya mengikuti saran pengaturan standar Facebook, semua informasi itu bisa diakses oleh semua aplikasi dan pengguna Facebook lainnya.
Ada baiknya Anda mengubah pengaturannya menjadi Hanya Teman/Only Friends daripada Semua Orang/Everyone sehingga benar-benar hanya orang-orang yang telah Anda setujui menjadi teman yang bisa melihat perkembangan profil Anda.
Ingat bahwa pengaturan Semua Orang berarti benar-benar semua orang yang memakai internet bisa saja menemukan informasi tersebut. Sementara setting Friends of Friends/Teman dari Teman agak lebih meyakinkan, tapi kalau jumlah teman Anda cukup banyak, bisa saja informasi Anda tersedia untuk ribuan orang yang tak Anda kenal.
2. Data pribadi
Masih pada bagian Informasi Profil, lihatlah item ketiga, keempat, dan kelima, yaitu Birthday/Tanggal Lahir, Religious and Political Views/Kepercayaan dan Pandangan Politik, dan Family and Relationship/Keluarga dan Hubungan. Ketiga data ini sensitif, terutama tanggal lahir karena data ini sering kali menjadi data untuk verifikasi identitas (contoh: untuk beberapa layanan perbankan lewat telepon).
Kalau Anda menggunakan standar Facebook dari Desember lalu, ketiga data ini bisa dilihat semua orang. Ada baiknya Anda juga mengubah ini menjadi Hanya Teman/Only Friends untuk alasan yang sama seperti sebelumnya.
3. Apakah Google bisa melihat data di Facebook?
Kembali ke halaman Pengaturan Privasi/Privacy Setting, klik Pencarian/Search, yaitu item keempat. Memang Facebook pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Facebook tidak meneruskan informasi ke Google dan bahwa orang yang mencari nama pengguna Facebook di Google hanya akan diarahkan ke halaman profil pengguna itu dan hanya diperlihatkan informasi mendasar. Ini memang benar, tapi harus Anda lihat juga informasi mendasar yang muncul itu apa saja.
Item kedua di halaman ini, Public Search Result/Hasil Pencarian Umum, memiliki kotak centang di kanan yang bertuliskan "Izinkan/Allow". Ada baiknya Anda hapus centang pada kotak itu. Kalau Anda mau membandingkan hasilnya, coba saja klik di pranala Lihat Pratayang/See Preview di sekitar akhir penjelasan item kedua itu. Pranala itu bisa menunjukkan seperti apa tampilan profil yang muncul bagi orang yang sama sekali bukan teman Anda di Facebook, tapi menemukan halaman profil Anda lewat fitur pencarian Google. Bisa Anda bandingkan bedanya tampilan ini bila kotak Izinkan tadi dicentang atau tidak.
Ketiga pengaturan di atas bisa Anda kuasai dalam lima menit. Jangan tunggu sampai ada kejadian buruk baru Anda mengamankan informasi tentang Anda.

on Sabtu, Januari 23, 2010
Label


INILAH.COM, Jakarta - Sebuah laporan terbaru menyebut Dell akan meliris Mini 5. Tablet yang mendukung aktivitas telepon dan internet itu menggunakan CPU Snapdragon 1 GHz.
Kabar pertama Dell akan meluncurkan tablet itu adalah pada Desember 2009 saat perangkat yang dijuluki sebagai Streak (coretan) hadir pada perhelatan Consumer Electronics Show lalu.
Sebagaimana diperkirakan, perusahaan itu membagi informasi detil mengenai tablet berbasis Android tersebut di CES, termasuk perubahan namanya menjadi Mini 5.
Sebelum diperlihatkan di CES, Dell merahasiakan produk itu. Namun beberapa orang dari situs Vietnam Tinhte telah melaporkan kemampuan perangkat yang mendukung aktivitas telepon dan internet itu.
Tablet tersebut didukung oleh prosesor Snapdragon Qualcomm yang dirancang secara khusus untuk perangkat bergerak dan ponsel pintar.
Tinhte juga menemukan bahwa Dell Mini 5 yang menjalankan sistem operasi Android 1.6 menggunakan dua kartu slot microSD, satu buah slot kartu SIM dan baterai 1,530mAh.
Dell belum mengkonfirmasi tanggal penjualan untuk perangkat portabel tersebut dan harganya juga belum diketahui. Tapi Mini 5 akan hadir dengan pilihan warna pink, hitam atau merah.[ito]

on Jumat, Januari 22, 2010


INILAH.COM, Jakarta - Pengguna internet ternyata membuka lebar pintu untuk menjadi korban hacking. Hacker bahkan hanya perlu waktu satu detik untuk membongkar password.
Dalam laporan terbarunya, penyedia data keamanan Imperva yang menganalisis password mengatakan kemalasan menyebabkan user menggunakan password yang sama dan sederhana untuk berbagai akun. Padahal password sederhana itu mudah ditembus dengan teknik brute force.
Laporan yang berjudul Praktek Password Terburuk Konsumen itu menganalisa 32 juta password yang dibocorkan oleh Rockyou.com pada bulan Desember.
Kesimpulannya sama dengan studi Unix tahun 1990, yang menunjukkan bahwa pilihan password yang digunakan konsumen pada hari ini memiliki pola serupa.
Perusahaan memperkirakan bahwa usaha minimal dalam pemilihan password membuat seorang hacker dapat mengakses akun hanya dalam satu detik atau 1.000 akun setiap 17 menit.
Brian Contos, kepala strategi keamanan di Imperva mengatakan bagian yang menakutkan adalah bahwa kebanyakan orang menggunakan sandi yang sama untuk mengakses berbagai akun termasuk Facebook, email dan akun bank.
"Idealnya Anda harus memiliki password berbeda untuk semuanya, tetapi memang bisa sulit untuk mengingatnya," kata Contos.
Pengguna minimal harus memiliki dua set password, terutama ketika mengakses data sensitif seperti perbankan, kata Contos menasihati.
Password yang pendek dan sederhana berarti banyak pengguna rentan terhadap bentuk dasar serangan cyber yang dikenal sebagai serangan brute force.
Untuk perusahaan-perusahaan, ketidakamanan password memiliki konsekuensi serius. Karyawan menggunakan password yang sama di Facebook dan tempat kerja membawa kemungkinan sistem bisa dibajak, terutama jika passwornya mudah ditebak semacam '123456 '.
"Laporan ini memberikan kita pengertian yang baik tentang bagaimana orang memilih password, dan bahwa banyak organisasi yang tidak menggunakan enkripsi untuk password yang aman," kata Contos.[ito]

on Kamis, Januari 21, 2010
Label


JAKARTA, KOMPAS.com – Dukungan grafis mutakhir bagi semua kalangan dihadirkan ATI dengan meluncurkan Radeon 5670, yang mengemaskan proses 40nm yang sama dengan seri 5700. Peluncuran ini merupakan bagian dari strategi ATI dalam meluncurkan teknologi mutakhirnya, pertama-tama untuk pasar enthusiast, lalu untuk pasar menengah, diikuti oleh pengguna mainstream value, dan akhirnya segmen yang mengutamakan harga murah.
Sesuai alur tersebut, 5670 mengikuti seri 5700 dan ditujukan langsung pada pasar mainstream. Menurut AMD, sekitar duapertiga dari PC gamer menggunakan kartu grafis yang harganya di bawah US$ 100 dan resolusi tampilannya juga di bawah 1920x1200.
Selain dukungan penuh Directx11, 5670 menyertakan ATI Stream untuk mendongkrak tugas-tugas seperti transcoding dan percepatan hardware Flash. 5670 juga sudah mendukung teknologi multi-monitor Eyefinity ATI, dengan desain referensi yang mampu mendukung sampai tiga tampilan dan peluang bagi pihak ketiga untuk mendukung empat displai jika merekamenggunakan desain dua slot.
Dengan daya komputasi total 620Gflops, 5670 memiliki kecepatan clock inti 775MHz dan 512MB atau memori GDDR5 128bit 1GB yang di-clock pada 1000MHz dengan laju data 4Gbps dan bandwidth memori mencapai 64GBps.
Desain referensinya sendiri memperlihatkan lima SIMD engines, 400 stream processing unit dan 20 texture unit.
5670 akan menyedot listrik sekitar 14W saat menganggur dan sekitar 61W saat bekerja. Ini berarti desain referensi tersebut tidak membutuhkan konektor power tambahah. Namun versi pihak ketiga yang bisa di-overclock mungkin membutuhkannya.
Bagaimana dengan pasar yang sensitif harga? Kalangan itu akan mendapatkan model pembaruan yang serupa bulan depan dengan peluncuran 5500 dan 5450. Kartu-kartu ini ditujukan pada pengguna PC basic maupun PC home theater. Ini karena 5450 dapat didinginkan secara pasif, yang juga mengurangi tingkat kebisingan.
Kartu-kartu tersebut juga akan mendukung sampai tiga tampilan dengan menggunakan Eyefinity maupun HDMI 1.3a, software crossfire dan hybrid crossfire pada 5450.
Karena membidik kalangan di bawah US$ 100, ATI melepaskan 5670 512MB dengan harga eceran US$ 99. Namun versi 1GB-nya akan dihargai di kisaran US$ 120.
WIEK
Editor: wiek

on Rabu, Januari 20, 2010
Label


VIVAnews -  Hari ini Dell Indonesia meluncurkan jajaran server rak dan tower yang ditujukan kepada UKM, bersamaan dengan kampanye bertajuk My First Server, di Jakarta, Rabu 20 Januari 2010.
Server-server anyar yang baru diluncurkan adalah server-server Dell generasi ke-11 yang meliputi EdgePower T110 Entry 1S Tower, T210 Entry 1S Rack, T310 1S Tower, dan T510 2S 2U Rack.
Keempat server tersebut merupakan server berbasis prosesor Intel Xeon seri 3400 dan 5500, yang didesain mampu menyederhanakan operasional data center, mengoptimalkan performa dan efisiensi energi, dengan harga yang diklaim 'tidak mahal'.
"Pendapat orang bahwa harga server adalah mahal, sama sekali tidak benar. Kami membuktikan bahwa server-server Dell akan membantu UKM dengan biaya yang terjangkau," kata Pieter Lydian, Country Manager Dell Indonesia, di Jakarta, Rabu 20 Januari 2010.
PowerEdge T110 adalah server yang dirancang untuk menyaingi komputer PC biasa, dan merupakan server kelas entry bagi UKM yang baru memiliki sebuah server. Server ini ditenagai dengan prosesor empat inti Intel Xeon 3400 serta chipset 4230, dengan memori sebesar 16 GB.
T110 juga dilengkapi dengan dua slot PCI-e x8, satu PCI-e x4, dan satu PCI-e x1, dan hard disk drive yang bisa memuat 4 TB berkecepatan 10 ribu rpm.   
PowerEdge R210 juga merupakan server rak yang ditujukan bagi perusahaan-perusahaan pemula. Server ini menggunakan prosesor dan chipset yang sama dengan yang  digunakan T110. Namun, ia menyediakan slot PCI-e x16 dan penyimpanan berkapasitas maksimum sebesar 2TB SATA.
Sementara PowerEdge R510  juga merupakan server rak, namun dalam format 2U. Server yang menggunakan prosesor Intel Xeon seri 5500 itu, menyediakan memori hingga 64 GB.
Yang terakhir, PowerEdge T310 merupakan server tower yang menggunakan prosesor dan chipset yang sama dengan server T110 and R210. Server ini memiliki kapasitas memori hingga 32GB dan penyimpanan maksimum 4TB.
Server-server ini diklaim memiliki performa yang lebih tinggi dan menyediakan efisiensi energi, karena menggunakan Intel Xeon terbaru.
"Intel Xeon seri 5500 mampu meningkatkan performa 9 kali lebih tinggi dan mampu menghemat energi hingga 18 persen, bila dibanding dengan Intel Xeon generasi sebelumnya," kata Country Manager Intel Budi Wahyu Jati, yang juga hadir pada acara Dell.

Search